Ketua KPU Provinsi Riau melantik Abdul Wahid sebagai pengganti antar waktu (PAW) anggota KPU Pekanbaru, menggantikan Yusri Munaf.
Riauterkini-PEKANBARU-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Raja Syofyan Samad melantik Abdul Wahid sebagai PAW KPU Kota menggantikan Ketua KPU Yusri Munaf yang dipecat oleh Badan Kehormatan (BK) lembaga penyelenggara Pemilukada Pekanbaru itu.
Pelantikan dan pengambilan sumpah berlansung di lantai 2 kantor KPU Provinsi, Jalan Gajahmada Pekanbaru, Rabu (27/7/11) sore. Acara itu dihadiri sejumlah anggota KPU Riau dan Kota/Kabupaten se Provinsi Riau.
Ketua KPU Provinsi Syofyan Samad usai acara pelantikan kepada wartawan, menyatakan, KPU merupakan tugas negara. Makanya, ia berharap pejabat yang baru dilantik menjalan tugas dan fungsinya secara baik.
"Dia harus profesional, komit dan menguasai peraturan. Karena untuk bisa profesional kita memang harus menguasai peraturan," tuturnya.
Sementara itu, Abdul Wahid menyatakan dirinya siap menjalankan amanah itu. "Saya bersyukur kepada Allah karena diberi amanah untuk menjadi anggota KPU Kota. Sebenarnya, saya merupakan nomor urut sembilan, tetapi nomor urut enam hingga delapan tidak bersedia menjadi anggota KPU, makanya saya lah yang dilantik menggantikan Pak Yusri Munaf," tuturnya.
Menurut pria yang pernah menjadi wartawan ini, pimpinan dan anggota KPU Kota itu terdiri dari lima orang. Tetapi pada hakikatnya, kami berlima ini dalah satu. "Artinya kalau kita kompak di dalam, saya yakin bisa bersikap profesional dan masyarakat juga akan mengerti dan tidak ada kesalahpahaman dengan masyarakat dan calon (Walikota)," ungkapnya.
Soal rangkap pekerjaan, lelaki yang sehari-hari merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Wilayah Departemen Agama (Depag) Riau ini, menyatakan hal itu tidak menyalahkan aturan dan perundang-undangan. Dirinya juga telah melakukan konsultasi dan dengan kepala bagian kepegawaian, sebelum menerima jabatan itu.
"Alhamdulillah kami sudah berkonsultasi dengan bagian kepegawaian. PNS dibolehkan untuk mengabdi kepada KPU karena itu masih tugas-tugas kenegaraan dan pemerintahan," kata Wahid lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar